Home Kesehatan Mendengkur, Penyebab dan Efek Sampingnya
0

Mendengkur, Penyebab dan Efek Sampingnya

Mendengkur, Penyebab dan Efek Sampingnya
295
0

Anda patut waspada terhadap kebiasaan mendengkur waktutidur. Hal ini dikarenakan tidur mendengkur dapat meningkatkan risiko terkena stroke dan penyakit jantung, bahkan jauh lebih besar dibandingkan dengan mereka yang kelebihan berat badan atau mempunyai kolesterol tinggi.

Walaupun mendengkur sering terjadi pada orang yang overweight atau kelebihan berat badan, diperkirakan bahwa sekitar 24 persen wanita dan 40 persen pria merupakan pendengkur. Oleh sebab itu, beberapa tahun belakangan ini para ahli menjadi peduli terhadap hubungan antara mendengkur dengan penyakit kardiovaskular seperti stroke dan penyakit jantung. Para ahli juga mengatakan bahwa implikasi kesehatan dapat lebih buruk dari apa yang telah diperkirakan sebelumnya.

Para ahli menemukan bahwa orang yang mendengkur cenderung mempunyai kelainan pada arteri karotis yang memasok darah beroksigen ke otak. Kondisi ini adalah awal dari pengerasan arteri, yang kemudian akan menyebabkan pendarahan otak dan serangan jantung.

Dr Robert Deeb, pemimpin penelitian ini mengungkapkan bahwa mendengkur bukan hanya sekadar gangguan tidur, dan hal tersebut tidak boleh diabaikan. Pasien dianjurkan untuk mencari pengobatan dengan cara yang sama apabila mereka juga mengalami sleep apnea atau apnea tidur dan tekanan darah tinggi.

Apnea tidur dapat menyebabkan terganggunya pernapasan dan merupakan kondisi yang memiliki potensi untuk mengancam hidup karena terkait dengan tekanan darah tinggi, serangan jantung, dan stroke. Sebagian dari mereka diminta untuk menjawab survei tentang dengkuran mereka dan ikut menjalani USG untuk mengukur seberapa tebal lapisan dinding arteri. Hasil temuan ini cenderung menjadi tanda awal dari penyakit arteri karotid. Melalui temuan tersebut, para peneliti menemukan bahwa pendengkur memiliki arteri karotis yang lebih tebal dibandingkan dengan orang yang tidak mendengkur, bahkan hal tersebut sebanding dengan perokok atau orang yang menderita hipertensi maupun diabetes.

Ada beberapa kondisi yang dapat mengakibatkan seseorang mendengkur. Berikut ini adalah beberapa kondisi yang dapat menyebabkan seseorang mendengkur:

  1. Posisi Tidur Terlentang
    Posisi tidur terlentang dapat mengakibatkan orang mendengkur karena adanya gaya berat yang menekan bagian saluran udara dalam tenggorokan.
  2. Ada Gangguan di Tenggorokan
    Kondisi mendengkur seringkali dialami oleh orang yang memiliki masalah dengan amandel. Ukuran amandel yang membesar dalam tenggorokan seseorang membuat saluran udara semakin kecil dan mengakibatkan kondisi mendengkur.
  3. Ada Gangguan di Hidung
    Ketika mulut tertutup dan hidung tersumbat karena menderita flu, demam, atau folip, kemungkinan seseorang mendengkur akan semakin besar. Orang tersebut harus menarik dan membuanga udara dengan kuat agar bisa bernafas, kondisi inilah yang sering membuat orang mendengkur.
  4. Berat Badan Berlebih
    Semakin bertambah berat seseorang maka timbunan lemaknya juga akan bertambah, timbunan lemak ini juga meningkat pada bagian leher yang akhirnya dapat menekan dan menghambat saluran udara di tenggorokan.
  5. Bertambah Usia
    Semakin bertambah umur seseorang dapat membuat otot-otot dan jaringan saluran aliran udara di tenggorokan mengalamain penurunan kelenturan. Ini juga terjadi pada wanita menopouse yang kekurangan hormon progesterone dalam tubuhnya dan mengakibatkan otot-ototnya kehilangan kelenturan.
  6. Penggunaan Obat Penenang, Merokok, dan Kelelahan
    Orang yang menggunakan obat penenang otot-ototnya akan mengendur karena obat-obatan itu menekan syaraf pusat. Otot-otot yang mengendur akhirnya akan menyebabkan orang mendengkur waktu tidur.

 

Apa Bahaya Mendengkur Saat Tidur?

Banyak orang beranggapan bahwa mendengkur adalah tanda bahwa seseorang tertidur sangat nyenyak. Ternyata anggapan itu adalah salah karena mendengkur atau ngorok adalah kondisi gangguan tidur yang terjadi pada seseorang. Gangguan tidur – mendengkur – dalam istilah kedokteran disebut Sleep Apnea, bila kondisi ini dialami oleh seseorang dalam jangka waktu yang cukup lama maka akan dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti hypertensi, penyakit jantung, stroke, bahkan pada kondisi tertentu gangguan tidur ini bisa menyebabkan kematian. Berikut ini adalah beberapa penyakit yang bisa ditimbulkan oleh gangguan tidur mendengkur (ngorok):

  • Tekanan Darah Tinggi
    Berdasarkan dari penelitian para ahli, kondisi mendengkur (sleep apnea) adalah pemicu penyakit darah tinggi pada seseorang, semakin besar gangguan tidur (sleep apnea) pada seseorang maka akan semakin berat juga tekanan darah pada orang tersebut.
  • Stroke
    Gangguan tidur (sleep apnea) karena mendengkur mengakibatkan terjadinya peningkatan kekentalan darah pada penderita dan pada akhirnya dapat meningkatkan resiko seseorang terkena stroke.
  • Penyakit Jantung
    Apabila seseorang menderita gangguan tidur (sleep apnea) dan tidak ada perawatan maka orang tersebut akan sangat beresiko terkena penyakit jantung. Sleep apnea diketahui meningkatkan resiko denyut jantung yang tidak beraturan pada seseorang yang pada akhirnya menyebabkan orang tersebut menderita penyakit jantung koroner, dan penyakit jantung kongestif.
  • Mengalami Depresi
    Berdasarkan riset dari para ahli ditemukan bahwa orang yang mengalami gangguan tidur dapat mengkibatkan penderitanya mengalami depresi.
  • Kerusakan pada otak
    Orang yang mengalami gangguan tidur akibat mendengkur dapat beresiko mengalami kerusakan permanen pada otak. Kerusakan ini terjadi pada bagian otak untuk mengontrol ingatan, tekanan darah, dan emosi.
  • DiabetesGangguan tidur (sleep apnea) juga dapat mengganggu metabolisme yang ada dalam tubuh sehingga tubuh tidak dapat mentoleransi glukosa dan juga resisten terhadap insulin. Diabetes tipe 2 dikenal sebagai salah satu penyebab utama kematian, hal ini terjadi karena tubuh tidak dapat memanfaatkan insulin dengan efektif.

(295)