Home Kesehatan Tips Membersihkan Botol Susu Bayi
360

Tips Membersihkan Botol Susu Bayi

Tips Membersihkan Botol Susu Bayi
262
360

Memberikan perawatan terhadap bayi serta memberi makanan yang sehat dan terbaik merupakan tugas mulia para ibu. Namun bukan hanya makanan dan pakaian saja yang harus diperhatikan kebersihannya, tetapi kebersihan peralatan makan terutama botol susu sang bayi tak boleh luput dari perhatian orang tua.

Seorang bayi belum memiliki sistem kekebalan yang sempurna. Mereka masih rentan terhadap kuman dan mudah terkena penyakit seperti infeksi seperti diare. Salah satu peralatan yang harus diperhatikan adalah botol susu bayi. Botol susu mudah sekali terkontaminasi kuman penyakit.

Bagi para ibu baru, Mungkin pernah disarankan petugas medis untuk melakukan sterilisasi peralatan makan bayi dengan benar dan teratur. Hal ini penting untuk mencegah peralatan makan seperti botol susu tidak terkontaminasi bakteri atau kuman penyakit.

Ada berbagai cara membersihkan peralatan makan bayi sehingga peralatan tersebut seperti botol susu menjadi steril.

  • Sterilisasi dengan uap panas
    Tips Membersihkan Botol Susu Bayi
    Alat sterilisasi botol susu bayi

    Sterilisasi ini menggunakan alat khusus. beberapa hal yang harus diperhatikan ketika melakukan sterilisasi dengan sistem ini.

    1. Ikuti langkah-langkah nya sesuai dengan petunjuk pemakaian alat (setiap alat sterilisasi berbeda)
    2. Periksa peralatan makan bayi yang akan dimasukkan. Tidak semua material peralatan makan bayi tahan terhadap panas. Ketahui pula suhu maksimum yang diperbolehkan untuk material bahan peralatan makan tersebut.
    3. Sterilisasi dilakukan selama 8 – 10 menit kecuali didefinisikan khusus dalam kemasan alat untuk sterilisasi tersebut
    4. Setelah alat dimatikan, diamkan dulu selama 2 – 3 menit sebelum anda membuka dan mengambil peralatan makan atau minum
    5. peralatan akan tetap steril selama 3 jam
  • Sterilisasi dengan Air Dingin
    Sistem ini menggunakan bahan kimia berupa padatan atau larutan yang bersifat non-toksik. Larutan ini biasanya adalah sodium hipoklorit
    Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam sistem ini adalah sebagai berikut

    1. Ikuti langkah-langkah penggunaan alat sterilisasi tipe ini. Bisa jadi alat yang digunakan berbeda antara satu merek dengan merek yang lain. Masukkan peralatan makan yang akan dibersihkan ke dalam alat sterilisasi. Kemudian tuangkan air matang dingin ke dalamnya hingga peralatan terendam semua. Setelah itu masukkan tablet atau cairan kimia ke dalam air.
    2. Sterilisasi akan efektif dalam waktu 30 menit atau dapat dilihat pada kemasan bahan kimia yang digunakan. Sistem ini relatif aman untuk berbagai macam jenis material peralatan makan.
    3. Peralatan dapat direndam dalam waktu 24 jam untuk menjaga peralatan makan tetap steril
    4. Larutan hanya digunakan sekali untuk setiap proses sterilisasi. Jika ingin melakukan sterilisasi peralatan makan lagi, maka Anda harus menggunakan larutan lagi.
    5. Pastikan tangan dan sikat yang Anda gunakan selalu bersih. Dan juga harus diingat deterjen yang digunakan adalah deterjen khusus untuk mencuci peraltan makan bayi.
  • Sterilisasi dengan Microwave
    Sistem ini hanya diperuntukkan untuk peralatan makan yang memang dirancang khusus dengan material yang memang tahan di dalam microwave. Beberapa tips yang harus diperhatikan jika anda melakukan sterilisasi dengan sistem ini.

    1. Botol harus dalam keadaan terbuka selama proses sterilisasi berlangsung
    2. Hati-hati saat melepas tutup microwave pada saat sterilisasi uap karena masih menyimpan uap panas setelah sterilisasi
    3. Keuntungan utama sistem ini adalah tidak ada bau dan rasa yang tertinggal.
  • Perebusan
    Selain menggunakan metode sterilisasi, masih ada satu cara yang lebih sederhana dan metode ini lebih banyak digunakan para ibu untuk membersihkan peralatan makan bayi. Para ibu biasanya mensterilkan peralatan makan dengan cara menggunakan air mendidih.
    Walau cara ini sebenarnya hanya dilakukan dalam kondisi darurat seperti misalnya sedang berpergian.  Cara ini harus dilakukan dengan ekstra hati-hati dan biasanya botol akan mudah memuai bila sering terkena air mendidih. Berikut adalah beberapa tips yang harus diperhatikan jika Anda menggunakan metode ini:

    1. Cuci tangan Anda hingga bersih sebelum melakukan kegiatan ini. Cuci semua peralatan makan dengan air hangat dan bersihkan bagian dalam dengan menggunakan sikat khusus.
    2. Baliklah bagian dalam dot agar sisa susu mudah dibersihkan.
    3. Masukkan semua bagian dari botol dan perlatan makan tersebut ke dalam panci berisi air (sebelum mendidih) dan rebus selama 5 menit. Perhatikan: Jangan memasukkan peralatan makan ketika air telah mendidih.
    4. Angkat dari panci dan simpan dalam wadah tertutup.

Berbeda dengan botol susu. peralatan makan bayi seperti gelas, piring dan sendok cukup dibersihkan menggunakan air panas. Atau Anda juga bisa dengan membilasnya dengan panci khusus menggunakan ar panas. Karena peralatan makan dan minum umumnya digunakan tidak sesering botol susu dan digunakan dalam kurun waktu yang lebih pendek

(262)